Ketika Sunyi
Bahkan ketika sunyipun
Gema suaramu mampu menembus hatiku
Dengan membawa embun dari pucuk daun teh
Yang mampu menyejukkan hatiku
Bahkan ketika sunyipun
Aroma tubuhmu mampu merobek jiwaku
Membawa larik-larik indah untukku
Yang bisa memberikan nada dalam hatiku
Apa yang membuatmu mampu merasuki jiwaku
Bahkan dalam keadaan sunyi sekalipun
Bayanganmu terus datang
Seolah mengancam diriku
Tiap detik pacuan jantungku
Kau selalu hadir
Dengan halus dan tanpa aku sadari
Tidak hanya itu
Bahkan ketika sunyi
Kau telah menjadi larik dalam sajak yang selalu aku tulis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar