Sabtu, 11 Desember 2010

Seni dan Sastra

sudah lama gak ngepost di blog, well kali ini kita akan berbicara mengenai...
'seni' dan 'sastra'
okay, banyak orang 'kolot' bilang jadi anak seni masa depannya gak terjamin. HAHA beneran mau ketawa sama orang yang masih punya pemikiran kaya gini.
waduh waduh waduh, sekarang udah 2010 wooy dan mau menuju 2011 masa masih mikir kaya gitu sih??
banyak juga yang bilang jadi orang sastra gak akan kaya, siapa bilang???
liat Andrea Hirata, dapet royalti besar gara-gara novelnya. liat para artis yang sejatinya mereka itu para pelaku seni, banyak yang kaya kan??
lagian 'kaya' itu bukan hanya sekedar m-a-t-e-r-i tapi kaya semua aspek yang positif. kaya akan harta, kaya akan pengetahuan, kaya akan kreatifitas, kaya akan hati daaaan semua aspek itu tercakup dalam para pelaku seni dan sastrawan.

ada seorang guru bahasa indonesia saya di tempat les bilang 'daripada jadi DOKER BIASA aja, mending jadi SENIMAN BESAR. satu lukisan harganya bisa sampe ratusan juta' yap, saya setuju banget!!
entah mengapa banyak orang ingin menjadi dokter, gak salah sih dokter itu pekerjaan yang mulia (lagian saya mau dapet suami seorang dokter, haha) tapiii kalau semuanya jadi dokter ntar pasiennya siapa coba??
lagi pula saya mau melakukan apa yang saya mau lakukan, jadi tidak terikat oleh peraturan.
ada yang bilang orang seni dan sastra itu 'begajulan, terlalu bebas' tapi kalau menurut saya, mereka bebas dan bertanggung jawab. jadi gak asal bebas! mereka bebas untuk suatu kekreatifitasan, mereka bebas untuk menghasilkan 'sesuatu'.

jadi tolong, untuk yang benar-benar punya bakat di seni dan sastra asah bakat itu! jangan melenceng jadi orang hukum, pns, dokter, atau blablabla lalu lupa akan bakat naturally yang ia punya. ah, sayang banget kalo bakat itu dibiarkan gitu aja. bahkan einstein pun berkata imajinasi lebih luas dari pada ilmu pengetahuan. see!! jangan takut untuk berimajinasi, jangan takut untuk jadi pelaku seni, jangan takut untuk jadi sastrawan. lawan rasa takut itu untuk menghasilkan karya besar!!


well, tapi bagus juga sih misalkan pekerjaan tetapnya itu seorang dokter tapi ia juga menjadi seniman (kaya tompi gitu) seperti saya yang ingin menjadi dosen dan juga penulis, haha amin >.<

Tidak ada komentar:

Posting Komentar